ANALISIS KELAYAKAN PENDAPATAN USAHA SETELAH KENAIKAN BBM TERHADAP PENGGILINGAN PADI DI DESA PELALAN KECAMATAN LAMASI TIMUR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pendapatan usaha setelah kenaikan BBM pada penggilingan padi di Desa Pelalan Kecamatan Lamasi Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil wawancara dari empat (4) pemilik usaha penggilingan padi bahwa dapat disimpulkan pendapatan yang mereka peroleh tersebut tidak layak karena bisa lihat dari keempat pemilik penggilingan padi menjelaskan bahwa pendapatan yang mereka terima tidak layak dan tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat. Berdasarkan Penelitian yang dilakukan bahwa pendapatan usaha diperoleh tidak layak yang mengakibatkan mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan kepada para pemilik usaha penggilingan padi dimana akibat dari kenaikan harga BBM ini dengan penurunan pendapatan sesudah adanya kebijakan mengenai kenaikan harga BBM oleh pemerintah pada setiap usaha penggilingan padi menurun Rp.500.000-Rp.750.000 di setiap bulannya sejak kebijakan tersebut diberlakukan. Diharapkan kepada semua para usaha penggilingan padi yang ada di Desa Pelalan Kecamatan Lamasi Timur untuk tetap mengambil keputusan setelah kenaikan bbm pada saat ini contohnya yaitu menambah jumlah tarif dari beras yang dihasilkan dan tetap sabar dalam menjalankan usahanya dengan kondisi yang memprihatinkan dan selalu bersyukur atas pendapatan yang mereka terima pada saat ini.




